KKB Serang Demonstrasi Warga di Deiyai Papua

28

Pasca-terjadinya isu rasisme terhadap masyarakat Papua di Malang dan Surabaya, kelompok ekstrimis memprovokasi massa untuk turun ke jalan dan meminta referendum.

Salah satunya di Deiyai, Papua (28/8/2019), berubah menjadi duka setelah KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) menyusup dan menyerang aparat bersenjatakan parang dan panah.

KKB Papua juga mencuri sejumlah senjata api dan amunisi yang disimpan. Dan melanjutkan serangan dengan senjata api curian, parang, dan panah

Akibatnya, 2 warga sipil tewas terkena panah KKB dan luka tembak. Sementara 1 TNI tewas dan 5 Aparat terluka (1 TNI dan 4 Polisi) akibat serangan anak panah.

Rohaniawan Indonesia, Franz Magnis Suseno, mengatakan bahwa kemunculan KKB dalam situasi ini sangat meresahkan rakyat Papua.

Kemerdekaan yang dipaksakan dengan jalan kekerasan tidak memiliki masa depan. 

Cara-cara anarkis KKB hanya memperburuk keadaan. Seharusnya KKB mendukung dialog rakyat Papua dengan pemerintah sehingga tidak ada lagi korban berjatuhan.

“Tujuan kita untuk membicarakan masalah ini. Tindakan KKB tentu amat merugikan masyarakat Papua sendiri,” tambah Frans.

Mantan Gubernur Papua, Freddy Numberi, pun menghimbau untuk tidak menggunakan politik adu domba dalam kasus Papua karena hanya akan meracuni keharmonisan yang ada.

Menanggapi berbagai kerusuhan yang terjadi, masyarakat Indonesia menyerukan pesan perdamaian melalui tagar #PapuaDamai yang menjadi trending topic dengan 7.839 tweet.

Damai Papua ku. Bersatu Indonesia ku. Kalian adalah keluarga kami. Yang sangat kita sayangi dan kita cintai. Mari kita lawan semua provokasi dan adu domba para pericuh keutuhan NKRI. #PapuaDamai

Indonesia Pusaka..! Papua dan Papua Barat adalah bagian tak terpisahkan NKRI, jangan usik biarkan #PapuaDamai

Kita tentu sepakat bahwa Rakyat Papua haruslah merdeka, namun bukan dalam konteks merdeka untuk berpisah dari Indonesia. Melainkan merdeka untuk dapat berkembang dan berdikari diatas tanah air. #PapuaDamai

Kerusuhan Manokwari Menjalar ke Fakfak hari ini,tapi dgn smgt yg luar biasa masyarakat di sana mengibarkan merah putih,saya rela mati demi merah putih

#papuadamai

Share Now!